Published On: Fri, Jul 18th, 2014

Bilamana Perkawinan itu Disebut Sakramen?

images

Pitri says:

Selamat pagi Romo,
Romo kalau menikah beda agama,nanti saat melangsungan penikahan di geraja katolik itu disebutnya sebagai sakramen atau pemberkatan pernikahan mohon penjelasanya Romo? Kalau seadainya disebut sebagai pemberkatan pernikahan apa nanti saya setelah saya masuk menjadi agama katolik saya harus melangsungan pemberkatan lagi supaya bisa di sebut sebagai sakaramen mohon penjelasan.

Rm. Victor Bani, SVD says:

Selamat pagi Pitri,

Suatu perkawinan disebut sakramen, bila perkawinan itu dilangsungkan antara dua orang (laki-laki dan perempuan) yang sudah dibaptis. Bila salah satunya belum dibaptis, perkawainannya bukan sakramen, meskipun sah menurut gereja Katolik. Bila dalam perjalanan waktu, pasangan yang belum dibaptis itu dibaptis, otomatis perkawinan mereka yang sebelumnya sah, tetapi belum sakramen, menjadi sakramen (tanpa perlu mengulangi / membaharui perkawinan mereka lagi)

Salam

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2012-2015 Parokiarnoldus.net - All Rights Reserved | Gereja St. Arnoldus Janssen, Bekasi Jl. Ir. H. Juanda No.164, Bekasi 17113 | Telepon : 021-8801763 | Fax : 021 88347168 | Web: www.parokiarnoldus.net | Facebook: parokiarnoldus | Twitter : parokiarnoldus | Youtube Channel : parokiarnoldus