Published On: Wed, Sep 3rd, 2014

Misa Orang Sakit

download (5)

parokiarnoldus.net – Di beberapa paroki, misa khusus untuk orang sakit ini diadakan sekitar hari-hari raya gereja, seperti Natal dan Paskah. Umat yang hadir tentunya mereka yang tidak dapat mengikuti perayaan Ekaristi tiap hari Minggu karena faktor kesehatan dan kondisi fisik mereka yang tidak memungkinkan. Tidak sedikit yang datang dengan menggunakan kursi roda atau bahkan ditandu. Umumnya mereka yang hadir adalah mereka yang menerima komuni dari asisten imam yang datang mengunjungi mereka di rumahnya secara rutin setiap minggu. Persiapan perayaan Ekaristi untuk orang sakit tidaklah mudah karena membutuhkan kerja ekstra mengingat kondisi dari umat yang sakit itu.

Hal-hal kecil seperti waktu yang tepat untuk mengadakan misa juga perlu diperhitungkan. Perayaan Ekaristi bagi orang sakit ini tentunya tidak dapat dilakukan pada hari minggu atau hari raya gereja mengingat kondisi mereka yang tidak memungkinkan untuk diikutsertakan merayakan Ekaristi dengan umat-umat lain pada umumnya. Hal lain yang perlu dicatat adalah Perayaan Ekaristi yang dilakukan pada pagi hari akan lebih menguntungkan baik bagi para panitia yang terlibat maupun bagi umat yang sakit itu sendiri, ketimbang dilakukan pada sore atau malam hari mengingat kondisi cuaca dan kondisi fisik dari umat tersebut. Di luar hal-hal diatas, kesiapan tenaga medis dapat menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh panitia.

Lain halnya dengan misa OMK yang berlangsung dengan semarak, misa orang sakit umumnya dihadiri oleh mereka yang sakit dan para pendampingnya saja. Pihak keluarga dan asisten imam yang biasa mengantar komuni kepada umat yang sakit itu adalah mereka yang menjadi pendamping selama berlangsungnya perayaan Ekaristi. Liturgi Ekaristi berjalan sebagaimana layaknya misa biasa. Di beberapa paroki, setelah homili dilanjutkan dengan pengurapan air suci di dahi umat yang sakit. Imam berjalan mendatangi setiap umat yang sakit serta mengoleskan air suci di dahi mereka satu per satu. Pengolesan air suci setelah homili dapat merupakan salah satu bentuk penyesuaian liturgi bagi kelompok orang sakit yang dilayani gereja.

Mukjizat kesembuhan pernah terjadi di salah satu paroki. Di sana umat yang sakit tersebut menerima anugerah kesembuhan seusai Perayaan Ekaristi. Ketika usia semakin lanjut dan penyakit semakin menggrogoti, ketika lutut tidak lagi berkompromi untuk diajak berdiri semoga kehadiran Yesus melalui perayaaan Ekaristi itu memberikan kekuatan dan kesembuhan yang sempurna bagi mereka pribadi lepas pribadi.

sumber : Majalah Liturgi 1 Volume 24, 2014

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

© 2012-2015 Parokiarnoldus.net - All Rights Reserved | Gereja St. Arnoldus Janssen, Bekasi Jl. Ir. H. Juanda No.164, Bekasi 17113 | Telepon : 021-8801763 | Fax : 021 88347168 | Web: www.parokiarnoldus.net | Facebook: parokiarnoldus | Twitter : parokiarnoldus | Youtube Channel : parokiarnoldus