Published On: Sat, Apr 5th, 2014

Sekilas Tentang Tri Hari Suci

download

parokiarnoldus.net - Di dalam Gereja Katolik, yang disebut Tri hari Suci adalah Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci. Tri hari Suci dimulai dengan Ekaristi petang pada Kamis Putih dan memuncak pada perayaan Malam Paskah. Selama tiga hari suci ini, Gereja merayakan misteri terbesar karya penebusan: sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus.

 Kamis Putih

Pada hari Kamis Putih, kita mengenang Perjamuan Malam Terakhir Yesus bersama murid-murid-Nya. Pada hari ini, kita mengenangkan penetapan Ekaristi (Sakramen Ekaristi) , wujud pengurbanan Yesus. Di dalamnya, Ia menyerahkan Tubuh dan Darah-Nya, yakni seluruh diri-Nya demi keselamatan kita. Maka setiap perayaan Ekaristi merupakan kenangan akan Perjamuan Paskah dan pengurbanan Kristus. Dalam perjamuan itu, Ia memberikan teladan pelayanan dengan membasuh kaki para murid, dan memberikan perintah baru agar kita saling mengasihi. Pada Hari Kamis Putih kita mengenang Yesus memberi perintah kepada para rasul untuk mengenangkan-Nya dengan melakukan perjamuan (penetapan Sakramen Imamat) seperti yang dilakukannya. Kamis Putih juga merupakan hari rekonsiliasi. Pada hari ini Gereja menyambut para petobat yang kembali berdamai dengan Allah dan jemaat. Sesudah Perayaan Ekaristi meriah, diadakan perarakan Sakramen Mahakudus dan tuguran (malam berjaga) di hadapan Sakramen Mahakudus. Perayaan Kamis Putih ditata sebagai berikut: Pembukaan, Liturgi Sabda, Pembasuhan Kaki, Liturgi Ekaristi, Pemindahan Sakramen Mahakudus.

Jumat Agung

Pada hari ini, Kristus – Anakdomba Paskah kita dikurbankan. Dalam Ibadat Sabda sesudah tengah hari (kurang lebih pukul 15.00), Gereja mengenangkan sengsara dan wafat Yesus dan  menghormati salib. Pada hari ini tidak ada perayaan Ekaristi; Gereja menjalani puasa Paskah yang dipandang penting. Bila mungkin, puasa ini diperpanjang sampai hari Sabtu Suci supaya kita dapat merayakan kegembiraan kebangkitan Tuhan. Ibadat Jumat Agung terdiri dari tiga bagian: Liturgi Sabda, Penghormatan Salib dan Komuni.

Pada Jumat Agung, umat Katolik merenungkan kisah sengsara Tuhan Yesus, yang disebut ‘Passio’. Pasio berasal dari kata `Passio’, bahasa Latin, yaitu suatu perasaan yang amat kuat serta mendalam.

Malam Paskah

Malam Paskah adalah malam suci kebangkitan Tuhan, yang merupakan puncak perayaan Trihari Suci. Pada malam ini Gereja berjaga, menantikan kebangkitan Kristus dan merayakannya dalam ibadat suci.

Pada Malam Paskah ini, Gereja juga membaptis para katekumen. Kebiasaan ini didasarkan pada keyakinan bahwa dengan dibaptis, pada katekumen ambil bagian dalam misteri Paskah: mati dan bangkit bersama Kristus. Sebagaimana Kristus wafat, dikubur, lalu bangkit, demikian pula para baptisan mati terhadap dosa, dikuburkan (ditenggelamkan dalam air), dan bangkit (keluar dari air) untuk hidup baru sebagai anak Allah. Dalam hubungan ini pula, kaum beriman diajak membarui janji baptis dalam Perayaan Malam Paskah. Maka Perayaan (Malam) Paskah juga selalu menjadi perayaan kebangkitan kita sebagai orang beriman: mati terhadap dosa, dan hidup baru sebagai anak Allah.

Liturgi Malam Paskah disusun sebagai berikut: Upacara Cahaya yang berpusat pada Kristus Sang Cahaya.Liturgi Sabda, yaitu merenungkan karya-karya agung Allah sejak awal mula. Liturgi Baptis, di sini Gereja membaptis para katekumen dan membarui janji baptis. Liturgi Ekaristi, dimana kita diundang ke perjamuan Tuhan, yakni perjamuan sukacita karena kebangkitan-Nya.

Masing-masing liturgi Kamis Putih, Jumat Agung dan Malam Paskah tidak dipandang sekedar sebagai perayaan dari peristiwa-peristiwa yang terpisah, melainkan ketiganya sungguh dipandang sebagai satu misteri keselamatan. Oleh sebab itu, Misa Perjamuan Malam Terakhir Tuhan pada hari Kamis Putih tidak diakhiri dengan berkat penutup; melainkan berkat diberikan di akhir Misa Malam Paskah.

 

P. Victor Bani, SVD

Kirim komentar

Komentar

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2012 Parokiarnoldus.net - All Rights Reserved | Gereja St. Arnoldus Janssen, Bekasi Jl. Ir. H. Juanda No.164, Bekasi 17113 | Telepon : 021-8801763 | Fax : 021 88347168 | Web: www.parokiarnoldus.net | Facebook: parokiarnoldus
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.